Perbedaan Zakat Maal dan Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui
Zakat adalah salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi mereka yang mampu. Namun, masih banyak umat Muslim yang bingung membedakan antara Zakat Maal dan Zakat Fitrah.
Kesalahan dalam memahami keduanya bisa berakibat fatal, seperti salah menghitung nominal atau salah waktu pembayaran. Mari kita bedah perbedaannya.
1. Zakat Fitrah (Penyuci Jiwa)
Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim (lelaki, perempuan, tua, muda) pada bulan Ramadhan sebelum sholat Idul Fitri.
- Tujuan: Untuk menyucikan jiwa dan memberi makan orang miskin saat hari raya.
- Besaran: Setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok (beras) per jiwa.
- Waktu: Bulan Ramadhan sampai sebelum sholat Ied.
2. Zakat Maal (Penyuci Harta)
Zakat Maal (Harta) adalah zakat yang dikenakan atas harta yang kita miliki, jika sudah mencapai syarat tertentu.
- Syarat (Nisab): Harta tersebut sudah mencapai batas minimal (setara 85 gram emas) dan sudah dimiliki selama 1 tahun (haul).
- Besaran: 2.5% dari total harta.
- Waktu: Kapan saja ketika haul (satu tahun kepemilikan) tercapai.
Contoh Perhitungan Zakat Maal
Misalkan Anda memiliki tabungan Rp 100.000.000 dan emas senilai Rp 50.000.000. Total harta Anda adalah Rp 150.000.000.
Jika harga emas saat ini Rp 1.000.000/gram, maka nisabnya adalah Rp 85.000.000. Karena harta Anda (150 juta) lebih besar dari nisab (85 juta), maka Anda WAJIB zakat.
Rumus: Total Harta x 2.5% = Zakat yang harus dibayar.
Bingung menghitungnya? Anda tidak perlu kalkulator manual. Gunakan fitur Kalkulator Zakat di aplikasi Satu Menit ini untuk menghitung kewajiban Zakat Maal, Profesi, maupun Fitrah secara otomatis dan akurat.
Zakat Profesi (Penghasilan)
Selain dua di atas, ada juga Zakat Profesi yang dikeluarkan dari gaji bulanan. Para ulama menganalogikan ini dengan zakat pertanian (saat panen).
Jika gaji bulanan Anda sudah mencapai nisab (setara 85gr emas dibagi 12 bulan), maka sebaiknya dikeluarkan 2.5% setiap gajian agar lebih ringan dan berkah.
Penutup
Menunaikan zakat tidak akan mengurangi hartamu. Justru ia akan membersihkan dan mengembangkan harta yang tersisa. Pastikan hitunganmu tepat agar ibadahmu diterima.